Yan Gymnastiar (lahir di
Bandung,
Jawa Barat,
29 Januari 1962; umur 52 tahun) atau lebih dikenal sebagai
Abdullah Gymnastiar atau
Aa Gym adalah seorang pendakwah, penyanyi, penulis buku dan penerbit, pengusaha dan pendiri
Pondok Pesantren Darut Tauhid di Jalan Gegerkalong Girang, Bandung.
[1] Aa Gym menjadi populer karena mengenalkan cara berdakwah yang unik dengan gaya teatrikal dengan pesan-pesan dakwah Islami yang praktis dan umum diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Pesan-pesan dakwahnya berkisar pada pengendalian diri, hati nurani, toleransi dan keteguhan iman.
[2] Aa Gym digemari oleh ibu-ibu rumah tangga karena ia membangun citra sebagai sosok pemuka agama yang berbeda dengan ulama lainnya. Ketika para ulama “konvensional” berdakwah tentang keutamaan salat, puasa, dan kemegahan surga, Aa Gym memilih untuk bercerita tentang pentingnya hati yang tulus, keluarga yang sakinah dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang ringan dan menyenangkan. Topik pembahasannya seputar keluarga dan pemirsanya terkonsentrasi pada ibu-ibu rumah tangga, citranya pun didaulat menjadi “ustad keluarga bahagia.” Hal ini menjadi kontroversial ketika media mengumumkan Aa Gym berpoligami dan menikah lagi dengan
Alfarini Eridani atau dikenal juga dengan sebutan "
Teh Rini" pada bulan
Desember 2006, saat itu istri pertamanya adalah
Hj Ninih Muthmainnah atau dikenal juga dengan sebutan "
Teh Ninih", yang telah menjadi istrinya sejak tahun
1988 dan selama menikah dengannya telah dikaruniai tujuh anak. Banyak penggemarnya kecewa dan mengirim
SMSberantai, menulis di blog dan Surat Pembaca, menelepon ke
stasiun TV, berhenti berkunjung ke Daarut Tauhid, hingga ikut turun jalan dan berdemo menentang poligami
[3]. Hal ini berdampak pada kepopulerannya dan
bisnisnya.[4]